New Delhi (AFP/ANTARA) â India berencana meluncurkan
sebuah penyelidikan luar angkasa yang akan mengorbit di Mars, Perdana
Menteri Manmohan Singh mengonfirmasi pada Rabu setelah pers melaporkan
bahwa misi tersebut dijadwalkan akan dimulai akhir tahun depan.
Proyek tersebut akan menandai langkah lain negara yang ambisius akan program luar angkasanya tersebut, yang menempatkan penyelidikan ke bulan, tiga tahun lalu dan mempertimbangkan misi berawak pertama pada 2016.
âPesawat luar angkasa kami akan meluncur ke Mars dan mengumpulkan informasi ilmiah penting,â ujar Singh dalam perayaan Hari Kemerdekaan yang menggembar-gemborkan rencana tersebut sebagai âsebuah langkah besar bagi kami di bidang sains dan teknologi.â
Organisasi Riset Angkasa India (ISRO) diperkirakan akan meluncurkan pengorbit tak berawak secepat mungkin November tahun depan, kantor berita India Press Trust melaporkan sebelumnya pada bulan ini.
Berdasarkan keterangan seorang petugas ISRO, biaya misi tersebut diperkirakan empat atau lima miliar rupee India (sekitar Rp 681,0-851,2 miliar).
Amerika Serikat, Rusia, Eropa, Jepang dan China telah mengirim misi mereka ke Mars.
Robot Curiosity AS saat ini berada di permukaan âPlanet Merahâ tersebut setelah mendarat pekan lalu untuk mencari tanda-tanda kehidupan dari tanah di sana dan mengirimkan data untuk misi manusia selanjutnya.
Rencana misi ke Mars yang akan dilakukan pemerintah India seiring dengan semakin menguatnya tekanan pada pemerintah karena masalah kekurangan tenaga secara besar-besaran dan infrastruktur transportasi yang buruk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar