Ini adalah ringkasan dari perlawanan daerah-daerah diindonesia terhadap VOC, jadi cuma point-point doang ^^
happy reading....
happy reading....
Perlawanan Terhadap Belanda
Sejak awal kedatangan kaum penjajah, di berbagai wilayah di Indonesia sebenarnya muncul berbagai perlawanan bersenjata dari waktu ke waktu, namun perlawan tersebut dapat dipatahkan. Beberapa diantaranya adalah :
Sejak awal kedatangan kaum penjajah, di berbagai wilayah di Indonesia sebenarnya muncul berbagai perlawanan bersenjata dari waktu ke waktu, namun perlawan tersebut dapat dipatahkan. Beberapa diantaranya adalah :
- Perlawanan rakyat Maluku terhadap VOC
- Dipimpin oleh Siadi,lalu ditaklukan Belanda
- Sultan Ternate dan Tidore dipaksa
mengadakan perjanjian
- Sultan Ternate dan Tidore menjadi pegawai
Belanda dengan gaji 12.000 ringgit
- Rakyat Maluku tidak boleh menananm cengkih
dan pala
2. Perlawanan Banten terhadap Belanda
Terjadi
perselisihan antara Sultan Haji dan Sultan Ageng Tirtayasa mengenai pengganti raja. Sultan Haji bersengkongkol dengan
Belanda dan mengalahkan Sultan Ageng Tirtayasa. Tahun 1684,Sultan Haji menandatangani perjanjian dengan VOC.
Isi : VOC berhak memonopoli dan mengatur
perdagangan di Banten.
Pedagang asing tidak boleh masuk selain Belanda
Banten
harus membayar biaya perang dan mengijinkan VOC membuat benteng.
3. Perlawanan
Mataram terhadap Belanda
a. Puncak kejayaan dibawah Sultan Agung
b. Perluasan ke Barat terhalang
kekuasaan Belanda di Batavia
c. Mataram menyerang Belanda melalui
darat dan laut tetapi gagal
d. Pasukan dibawah Tumenggung Baurekso
membuat benteng dari bambu Marunda, Cilincing.
o
VOC membakar kampung disekitarnya
supaya mudah mengawasi gerakan mereka.
o
Pasukan Mataram menggali parit ke
benteng dan memanjat dinding benteng,tapi mereka gagal.
o
VOC menyerang balas sehingga Tumenggung
Baurekso dan pasukannya gugur.
e. Tumenggung Suro Agul-Agul, Kiai
Dipati Madingo, Kiai Dipati Upasonto datang membantu.
f. Untuk mengalahkan VOC, tentara
Mataram membendung kali Ciliwung.Wabah penyakit berjangkit di benteng VOC. Tapi
tentara Mataram juga terkena akibatnya sehingga kekurangan makan dan terkena
malaria
g. Dalam serangan ke dua Mataram
menyiapkan logistik. Menempatkan lumbung di Tegal dan Cirebon. Belanda
mengetahui lalu membakar lumbung itu
h. Akhirnya Benteng Hollandia berhasil
direbut, tapi serangan ke Bommelin gagal
i. Dalam pengepungan kota Mataram, J.P.Coen
meninggal karena kolera
j. Mataram gagal merebut Batavia karena
kurang logistik.
k. Amangkurat I dan II adalah Sultan
Mataram yang mengijinkan Belanda berdagang di semua bandar Mataram. Bandar
Semarang dan Priangan diberikan pada Belanda.
l. Timbul pemberontakan Trunojoyo.
Trunojoyo hampir menguasai seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan bantuan
orang-orang Makasar setelah Perjanjian Bongaya (1667).
m. Dengan campur tangan Belanda,
Trunojoyo berhasil di kalahkan di Selangkung,Kediri.
n. Amangkurat II dibunuh.
o. Pemberontakan Untung Suropati berawal
di Jabar. Membunuh Kapten Tach.
p. Amangkurat III dan Sunan Mas tidak
diakui kekuasaannya oleh Belanda karena bergabung dengan Untung Suropati.
q. Belanda mengangkat Pangeran Puger
jadi Raja Mataram.
r. Untung Suropati kalah,wafat di
Bangil.
s. Sunan Mas kalah dan dibuang ke
Srilanka
t. Ketika Pakubuwono III memerintah
terjadi pembunuhan massal di Batavia terhadap orang-orang Cina. Orang Cina
membalas dengan membunuh orang Eropa.
u. Dalam keadaan kacau Pakubuwowno III
membantu Cina emnyerang benteng Belanda di Kartasura.
v. Karena takut serangan balasan, Pakubuwono
III kembali memihak Belanda. Pantai Jawa Tengah dan Jawa Timur diserahkan. Ibu
kota Mataram dipindahkan ke Surakarta.
x. Mas Said (kemenakan Pakubuwono II)
dan Mangkubumi (saudara Sultan) menyerang Belanda.
y. Sebelum menginggal Pakubuwono II
menitipkan Mataram pada Belanda. Pakubuwono III raja yang takluk.
z. Perlawanan Mangkubumi berakhir dengan perjanjian Giyanti
1755. Isi : Mataram sebelah Timur : Pakubuwono III, ibu kota Surakarta Mataran
sebelah Barat : Mangkubumi, ibu kota Yogyakarta
a.a Akhirnya Mas Said berdamai dengan
Belanda. Diadakan perjanjian Salatiga (1757). Mas Said, Mangkunegaran I
memperoleh sebagian daerah Surakarta
yang direbut dari Mangkunegaran.
a.b Mataram yang dibangun Sultan Agung
akhirnya terpecah-pecah.
3. Perlawanan rakyat Malaka
- Perlawanan yang
terkenal dibawah Katir (oarang Jawa). Ia berusaha melakukan
sabotase ekonomi terhadap Portugis dengan cara menahan masuknya beras ke
Malaka. Karena selalu diburu Belanda,ia meminta bantuan Demak.
Penyerangan Demak di bawah
Dipati Unus gagal.4. Perlawanan rakyat Aceh
Masa kejayaan di bawah : S. Iskandar Muda. Ia menyerang
Portugis di Malaka
tapi kalah.
Untuk meningkatkan perdagangan dan mendapat
dana, Aceh mengijinkan kapal-kapal
Belanda memasuki bandar-bandar Aceh.
* Portugis dan Belanda bersaing untuk menguasai Selat
malaka.
* Kerajaan Nusantara di sekitas Selat Malaka ikut bersaing.
* Johor memihak Belanda. Aceh memihak Portugis.
Aceh-Portugis kalah. Malaka direbut Belanda.
5. Perlawanan
rakyat Banjar
- Belanda menuntut
hak monopoli lada. Raja Banjar setuju tapi para bangsawan
tidak setuju. Terjadi kerusuhan yang menyebabkan orang Belanda terbunuh.
- Melalui jalur perdagangan Belanda mencampuri
pemerintahan,termasuk pemilihan
raja.
- Monopoli perdagangan sulit dicapai karena
pedagang Makasar dan Cina mampu
membeli lada dengan harga tinggi.
6. Perlawanan
rakyat Gowa-tallo
- Bandar Somba opu : bandar transit yang
menghubungkan daerah Maluku Timur dan
Indonesia bagian Barat.
- Belanda mengajak Gowa-Tallo melawan Banda dan
menghentikan perdagangan beras
dengan Portugis. Usul ZBelanda ditolak. Belanda membalas dengan
menyerang
kapal-kapal Gowa.
- Tahun 1634 Belanda memblokade bandar
Sombaopu. Tapi gagal sehingga Belanda
berdamai dengan Gowa-Tallo.
- Belanda merampas kapal Gowa yang mengangkut
cendana. Terjadi pertempuran dan
Gowa kalah sehingga Gowa mengakui Monopoli Belanda di Maluku.
- Terjadi perselisihan antara Aru Palaka dengan
S. Hassanuddin,Belanda
memihak Aru Palaka.
- Perang terbesar terjadi di Buton dan Makasar.
Antara S. Hassanuddin dengan
Cornelis Spellman dibantu Aru Palaka. S. Hassanuddin kalah.
- Terjadi perjanjian Bungaya (18 November
1667).
Isi
: - Kerajaan Gowa melepaskan Bone dan Sumbawa
- Kapal asing tidak boleh mesuk ke Gowa
- Kapal Gowa hanya boleh
berlayar dengan seijin Belanda
- Biaya perang Kompeni dibantu oleh Gowa -Tallo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar