- Asosiatif yaitu interaksi yang mengarah pada bentuk penyatuan atau kerja sama, ( seperti akomodasi, kerja sama, asimilasi, dan akulturasi)
- Disosiatif yaitu interaksi sosial yang mengarah pada pertentangan atau pemisahan, ( persaingan atau kompetisi, kontravensi, dan konflik)
- Empati : rasa haru ketika seseorang melihat ornag lain mengalami sesuatu yang menarik perhatian untuk menunjukkan rasa simpatinya
- Imitasi : proses belajar seseorang dengan cara meniru atau mengikuti perilaku orang lain
- Sugesti : proses pemberian pandangan kepada orang lain dengan cara tertentu dan diikuti tanpa pikir panjang
- Identifikasi : kecenderungan seseorang ingin sama dengan perilaku orang lain yang menjadi idolanya
- Motivasi : dorongan yang mendasari seseorang untuk melakukan perbuatan berdasarkan pertimbangan rasional.
- Norma Kesusilaan : norma yang bersumber dari hati nurani yang menghasilkan akhlak sehingga orang dapat membedakan yang baik dan yang buruk
- Noram agama : peraturan yang sifatnya mutlak, tidak dapat diubah lagi karena berasal dari Tuhan
- Norma kesopanan : peraturan yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan bagaimana seseorang bertingkah laku yang wajar di masyarakat
- Norma hukum : aturan sosial yang dibuat suatu lembaga atau pemerintah, sehingga dengan tegas dapat memaksa untuk dilaksanakan atau melarangnya.
Bentuk sosialisasi dibedakan menjadi dua, yaitu
- Sosialisasi primer : sosialisasi yang paling awal diterima individu atau seseorang dari lingkungan hidupnya, yaitu keluarga
- Sosialisasi sekunder : sosialisasi lanjutan yaitu sosialisasi terjadi ketika individu berhubungan dengan lingkungan luar, seperti sekolah, teman sepermainan, lingkungan kerja, dan sebagainya.
- Sosoalisasi Primer terjadi pada anak berumur dibawah lima tahun dan berlangsung dalam lingkungan keluarga. sosialisasi primer tersebut dalam bentuk penanaman nilai dan norma masyarakat yang dilakukan oleh keluarga
- Sosialisasi sekunder adalah proses sosialisasi lanjutan setelah berlangsung sosialisasi primer. Dalam sosialisasi sekunder yang berperan adalah teman sepermainan, teman sekolah, dan teman sebaya.
- Warisan biologis
- Lingkungan alam
- Lingkungan sosial
- lingkungan budaya
- Perilaku menyimpang primer : perilaku menyimpang yang dilakukan sementara dan tidak berulang lagi
- Perilaku menyimpang sekunder : yaitu melakukan penyimpangan secara terus-menerus, dan berulang-ulang seperti pencuri, penyontek, pembolos, dan sebagainya.
Cara pengendalian sosial dibedakan :
- Pengendallian sosial formas yaitu pengendalian sosial melalui hukuman fisik, lembaga pendidikan, lembaga agama, dan sebagainya
- Pengendalian informas yaitu pengendalian sosial dengan gosip, celaan, ejekan, dan pengucilan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar